Debat Kandidat Pilgub Jawa Barat di Media Sosial

6 Feb

Pada hari Minggu, 3 Februari 2013, diadakan debat kandidat Pilkada Jawa Barat di salah satu TV nasional. Debat ini dihadiri oleh semua kandidat, kecuali Cawagub Deddy Mizwar dan Tatang Farhanul Hakim. Debat ini juga menarik perhatian dan komentar dari netizen. Percakapan tentang debat kandidat sudah mulai meningkat satu jam sebelum acara debat dimulai, dari pukul 18-19 terjadi 545 percakapan. Frekuensi percakapan tertinggi terjadi pada interval pertama acara debat, pukul 19-20 yaitu sebesar 901 percakapan. Diikuti oleh interval kedua acara debat, pukul 20-21 yaitu sebesar 560 percakapan dan menurun setelah acara debat selesai, yaitu sebanyak 286 percakapan para pukul 21-22.

Dari chart dibawah dapat kita lihat bahwa selama periode debat 19-22 terjadi hampir 2000 percakapan mengenai debat di media sosial. Percakapan terbanyak adalah mengenai pasangan Ahmad Heryawan-Deddy Mizwar sebanyak 997 percakapan, diikuti oleh pasangan Dede Yusuf-Lex Laksamana sebesar 476 percakapan, Irianto ‘Yance’ Syafiuddin-Tatang Farhanul 442 percakapan, Rieke Diah Pitaloka-Teten Masduki 360 percakapan dan Dikdik Mulyana- Cecep Toyib sebesar 17 percakapan.

 Image

Jangkauan percakapan terbesar diraih oleh pasangan Dede Yusuf-Lex Laksamana dengan potensi menjangkau 698.823 netizen. Diikuti oleh pasangan Ahmad Heryawan-Dede Yusuf sebesar 470.731 netizen, Irianto ‘Yance’ Syafiuddin-Tatang Farhanul sebesar 322.839 netizen, Rieke-Teten sebesar 314.749 netizen dan Dikdik Mulyana-Cecep Toyib sebesar  15.909 netizen.

Ada 2 kandidat yang cukup mendapatkan respon positif dari netizen, yaitu Ahmad Heryawan dan Dede Yusuf. Penampilan Ahmad Heryawan dianggap paling tenang, matang dan menguasai permasalahan dalam menjawab pertanyaan panelis. Salah satu pernyataannya yang menjadi kutipan favorit netizen adalah tentang menciptakan pengusaha-pengusaha yang mabrur. Tapi banyak juga komentar negatif yang berasal dari pertanyaan netizen tentang ketidakhadiran Deddy Mizwar. Penampilan Dede Yusuf dianggap paling menarik dan atraktif dalam menjawab pertanyaan panelis. Ada hal yang menarik dari Dede Yusuf, ketika acara debat sudah selesai berita tentang “Jurus Dede Yusuf tingkatkan daya saing pelaku usaha Jabar” langsung banyak ditemukan di berbagai media online, sehingga jumlah percakapannya tetap tinggi walaupun debat di TV sudah berakhir.

Sayang tidak semua kandidat dapat memanfaatkan acara debat untuk menarik simpati netizen. Ada 2 kandidat yang mendapat komentar cukup negatif, yaitu Irianto ‘Yance’ Syafiuddin dan Rieke Diah Pitaloka. Jawaban Irianto Syafiuddin terhadap pertanyaan panelis dianggap tidak jelas dan tidak menguasai masalah. Sementara Rieke Diah Pitaloka dianggap jawabannya reaktif, tidak mau disela dan tidak menguasai materi. Rieke juga dianggap tidak memberi kesempatan kepada Teten Masduki untuk menjawab pertanyaan panelis. Sementara pasangan Dikdik Mulyana-Cecep Toyib tidak banyak diperbincangkan oleh netizen.

Debat kandidat kemarin dibagi dalam beberapa sesi, seharusnya tim sukses dapat memanfaatkan media sosial untuk mengetahui respon netizen secara real time dan dapat langsung memberi masukan kepada kandidatnya untuk memperbaiki penampilannya.

 

Penulis :

Yose Rizal

Founder PoliticaWave.com

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s

%d bloggers like this: