Perang Isu Pemilukada Kandidat DKI1 di Media Sosial

31 Jul

PoliticaWave.Com – Keberhasilan Politicawave.Com dalam memprediksi pemenang pemilukada kandidat DKI1 putaran pertama 11 Juli 2012 yang lalu, membuat beberapa pihak mulai memperhatikan keberadaan sosial media.

Seperti sudah diketahui bersama bahwa PoliticaWave.Com merupakan alat analisa yang merekam langsung perbincangan mengenai kandidat DKI1 di media sosial. Hasil analisa PoliticaWave.Com menunjukkan putaran pertama akan dimenangkan oleh pasangan Joko Widodo-Basuki. Dan ternyata memang begitu adanya. Meskipun tidak 50% hasil suara untuk kemenangan pasangan Jokowi-Ahok, namun mampu membawa pasangan tersebut ke putaran kedua, bersaing dengan pasangan Fauzi Bowo-Nachrowi.

Tim sukses Foke-Nara yang pada putaran pertama masih menegasikan pengaruh kehadiran media sosial untuk memprediksi hasil suara pun mulai melakukan strategi yang lain berkaitan dengan media sosial.

Diberitakan oleh tempo.co, tim sukses Foke-Nara pun mulai merubah strategi kampanye dengan memanfaatkan media sosial, yang dianggap sebagai titik terlemah dalam kampanye pasangan tersebut. Bahkan dikabarkan akan dibentuknya satu tim khusus yang menangani media sosial dalam mengkampanyekan pasangan Foke-Nara.

Apabila memang tim sukses Foke-Nara serius menggarap media sosial, bukan tidak mungkin akan terjadi perang isu pemilukada kandidat DKI1 di media sosial. Kenyataannya, sekarang ini, pencitraan negatif melalui berita-berita miring pasangan Jokowi-Ahok sudah dilakukan oleh para netizen lewat akun twitter.

Sedangkan berita-berita positif pasangan Foke-Nara mulai sering muncul di dunia sosial media, seperti berita tentang Foke yang memberikan tiket pesawat pulang ke Papua kepada anggota polisi, yang menggagalkan percobaan perkosaan di angkutan umum Jakarta beberapa waktu lalu.

Pencitraan positif Foke-Nara tersebut tidak mustahil akan terus berlangsung sampai dengan masa kampanye putaran kedua, yang dijadwalkan pada September mendatang. Dan apabila tim sukses Jokowi-Ahok tidak bersiap-siap dengan strategi yang kuat di media sosial, bukan hal yang mustahil juga apabila suara yang diperoleh pada putaran kedua bisa berkurang. (pw/diyah)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s

%d bloggers like this: